Peningkatan Kapabilitas Inovatif Anggota Kelompok Batik Mekar Wangi Purbalingga melalui Pelatihan Teknik Shibori
DOI:
https://doi.org/10.62712/juribmas.v4i2.730Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas inovatif anggota Kelompok Batik Mekar Wangi Purbalingga melalui pelatihan teknik shibori. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah keterbatasan variasi desain batik yang diproduksi sehingga produk yang dihasilkan kurang mampu bersaing di pasar. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pelaksana melakukan transfer pengetahuan dan keterampilan melalui metode pelatihan partisipatif, yang meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan dalam proses produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lebih dari 80% peserta mampu menguasai teknik dasar shibori setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, tercipta sedikitnya lima desain baru berbasis shibori yang siap dikembangkan menjadi koleksi batik dengan motif lebih beragam. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapabilitas inovatif anggota kelompok, baik dari segi keterampilan teknis maupun kreativitas dalam menghasilkan motif baru. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan daya saing produk batik lokal serta mendukung keberlanjutan usaha batik UMKM Mekar Wangi Purbalingga.
Downloads
References
Artikel Jurnal:
Astuti, P. (2021). Pendampingan pemasaran produk batik tulis Kebon Indah di masa pandemi. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat.
Brillyantina, S., Dhandy, R., Slamet, A. H. H., Wulandari, S. A., Mutmainah, D. N., & Hujbi, J. K. (2024). Ecopreneurship Berbasis Produk Ramah Lingkungan Melalui Batik Ecoprint Di Desa Sepande. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 2(3), 172–177.
Korsgaard, S., Müller, S., & Tanvig, H. W. (2015). Rural entrepreneurship or entrepreneurship in the rural– between place and space. International Journal of Entrepreneurial Behavior & Research, 21(1), 5–26.
Kurniasih, R. (2018). Analisis perilaku konsumen terhadap produk batik tulias Banyumas. Jurnal Ekonomi, Bisnis, Dan Akuntansi, 20(1).
Kurniasih, R. (2022). Penerapan Ipteks: Pendampingan Manajemen Kelompok dan Digitalisasi UMKM bagi Keberlangsungan Usaha Kelompok UMKM Batik Mekar Wangi Desa Dagan Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga.
Kurniasih, R. (2023). Penerapan Ipteks: Optimalisasi Peran Kelompok Batik Mekar Wangi Dalam Pengembangan Desa Wisata Melalui Digital Marketing , Manajemen Pengelolaan Kelompok, Dan Pendirian Galeri Batik.
Luhita, T., Kurniasih, R., & Wulandari, S. Z. (2017). ANALISIS PERILAKU PEMBELIAN PRODUK BATIK TULIS BANYUMAS. Prosiding Seminar Nasional LPPM Unsoed, 7(1).
Mohamad, N. M., Masron, T. A., & Ibrahim, H. (2021). The role of entrepreneurship on income inequality in developing countries. Journal of Poverty, 1–23.
Ngorora, G. P. K., & Mago, S. (2016). Rural entrepreneurship and welfare in South Africa: A Case of Nkonkobe Municipal Area in the Eastern Cape Province. Journal of Economics, 7(2–3), 169-178.
Pato, L., & Teixeira, A. A. C. (2018). Rural entrepreneurship: The tale of a rare event. Journal of Place Management and Development, 11(1), 46–59.
Rahadiyanti, M., Soelistyowati, S., & Sudyasjayanti, C. (2024). Pemberdayaan Community-Based Womanpreneur: Efektivitas Pada Produksi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Omah Batik Mojo Dengan Menggunakan Canting Cap Di Desa Mojowangi Kecamatan Mojowarno-Kabupaten Jombang. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(1), 441–449.
Retno, K., Tiladela, L., & Wulandari, S. Z. (2019). Shopping Orientation: Sebuah Pendekatan Memprediksi Minat Beli. Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing Dan Sistem Informasi, 6(58–65).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Retno Kurniasih, Achmad Sudjadi, Sudarto Sudarto, Chandra Hadi Prayoga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Retno Kurniasih




